Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Gara-gara Istri Sakit dan Minta Uang Beli Obat
Seorang Kepala Bagian Keuangan di Sekretariat DPRD Asahan berinisial DT (40) ngamuk dan memukuli istrinya yang sedang saskit hingga babak belur. Anehnya, pemicu pemukulan karena istrinya berinisial Rah (38) meminta uang untuk membeli obat.
Rah, warga Jalan Pisang Kelurahan Sentang Kisaran Timur ini babak belur digebuki suaminya. Tak tahan menanggung penderitaan, Rah akhirnya melapor ke Polres Asahan, Kamis, (22/5) sekira pukul 13.00 WIB.
Setelah penganiayaan itu, Rah sempat mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Kisaran. Rah mengalami luka cukup serius. Bibirnya robek, sekujur tubuhnya menderita lembam-lembam akibat terkena pukulan.
Informasi diperoleh METRO, peristiwa pemukulan itu terjadi sekira sebulan lalu, siang sekitar pukul 14.00 WIB. Parahnya, saat itu korban sedang sakit dan kemudian meminta uang kepada suaminya untuk membeli obat. Nah, saat itulah si suami marah-marah dan mengaku tak punya uang.
Begitupun, korban terus mendesak suaminya untuk memberikan uang. Si suami pun mengeluarkan dompet dan memperlihatkan isinya kepada korban. Ternyata si istri melihat di dalam dompet suaminya terdapat uang berjumlah ratusan ribu rupiah.
Korban pun langsung mengambil uang tersebut untuk membeli obat yang diperlukan. Namun, tak tau mengapa, tersangka melayangkan bogem mentah ke wajah istrinya berulang kali. Akibatnya, bibir kanan korban robek dan wajahnya lembam bekas pukulan. Korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit H Abdul Manan Simatupang Kisaran.
Korban sendiri mengaku sering mendapat perlakuan kasar suaminya. Namun, kasus pemukulan tersebut tidak sempat dilaporkan ke polisi karena keduanya bedamai. Akan tetapi karena sudah tidak tahan lagi dengan tindakan suaminya, korban pun membuat pengaduan ke Mapolres Asahan. Korban berharap pihak kepolisian dapat menyelesaikan kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dialaminya.
Kepada METRO, Rah mengaku bahwa rumah tangganya telah retak. Pemicunya, suami korban diduga menjalin asmara dengan wanita simpanan yang masih sekantor dengan suaminya. Namun, ketika korban mempertanyakan kecurigaanya itu, si suami marah-marah dan langsung naik pitam. Akibatnya, suami-istri ini sering bertengkar.
Pertengkaran itu sendiri diketahui para tetangga.
Kasatreskrim Polres Asahan AKP AY Harahap ketika dikonfirmasi membenarkan pengaduan terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga tersebut. “Kita memang telah mendengar kasus KDRT tersebut, namun prosesnya masih dalam penyelikan,” ujarnya.
Adik istrinya Pun Dicabuli
KEKERASAN dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami korban ternyata sudah terjadi berulang kali. Dan setelah penganiayaan terjadi, korban berusaha melapor kepada pihak kepolisian. Namun niat itu urung dilakukan karena suaminya berupaya melakukan perdamaian.
“Setelah saya dianiaya, saya hendak melapor kepada polisi, namun suami saya selalu berjanji berdamai secara kekeluargaan. Tapi, perdamaian itu tak jadi juga dilakukan,” ujar Rah kepada METRO ASAHAN, Kamis (22/5) sekira pukul 20.00 WIB via seluler.
Rah memang menjadi bulan-bulanan suaminya, dan kekerasan harus diterima Rah lagi. Pemicunya pemukulan karena suami diduga menjalin asmara dengan wanita lain. Akibatnya, sang suami emosi.
Karena tidak tahan dengan tindakan kekerasan yang dialaminya, akhirnya korban melapor ke Mapolres Asahan. Korban melaporkan tersangka selain karena tidak tahan dengan tindakan tersebut juga didorong rasa kecewa.
Parahnya, korban kecewa dengan suaminya karena sempat mencoba melakukan pemerkosaan terhadap adiknya berinisial Pus (20) beberapa waktu lalu. Pus sendiri tinggal serumah dengan mereka.
Aksi percobaan pemerkosaan itu dilakukan tersangka pada pagi hari 16 April 2008 lalu sekira pukul 08.00 WIB. Di mana Pus sedang membersihkan rumah sedangkan Rah pergi membeli sarapan. Ketika itulah tersangka memanggil Pus untuk masuk ke kamar tidur. Tanpa rasa curiga Pus menghampiri suami kakaknya itu.
Namun tiba-tiba tersangka memeluk tubuh korban dan sempat mencumbunya. Takut, Pus berontak dan melepaskan diri dari pelukan tersangka selanjutnya kabur ke rumah tetangga. Kejadian itu pun terungkap setelah Pus menceritakan kepada kakaknya. Namun, kasus pencabulan itu belum sempat dilaporkan ke polisi.
Kasatreskrim Polres Asahan, AKP AY Harahap ketika dikonfirmasi mengaku belum mendengar kasus tersbut. “Kita belum menerima laporan tentang percobaan pencabulan tersebut. Namun jika memang ada akan kita proses dan menahan tersangka,” ujarnya. (Arnes)
PET: METRO ASAHAN
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Hari Ini, Putuskan Waktu Kenaikan BBM
Pemerintah pusat tidak khawatir dengan aksi ”perlawanan” berbagai daerah yang menolak program BLT (bantuan langsung tunai). Program kompensasi BBM itu akan terus berjalan. Bila persiapan hari ini selesai, SBY langsung memberlakukan harga baru BBM yang mengalami kenaikan 28,7 persen.
Sikap pemerintah SBY terhadap boikot BBM itu disuarakan Menko Kesra Aburizal Bakrie. Menurut Ical –sapaan Aburizal Bakrie–, program pemberian BLT Rp 300 ribu selama tiga bulan bagi rumah tangga sasaran (RTS) itu sifatnya hak, bukan kewajiban. ’’Artinya, kalau dia mau, ya diambil. Kalau tidak mau, tidak diambil, tidak apa-apa. Pemerintah tidak akan memaksa,’’ kata Ical usai rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden kemarin (22/5).
Sebaliknya, lanjut Ical, tidak ada seorang pun yang berhak melarang masyarakat untuk tidak mengambil BLT. Ical tetap optimistis masyarakat akan mengambil haknya. Tahun ini, kata Ical, target pencapaian sasaran penerima BLT harus lebih baik dibanding 2006.
’’Kalau 2006, pencapaian sasaran adalah 90,44 persen. Cukup baik. Tahun ini harus ditingkatkan lagi,’’ katanya.
Hingga kemarin, penolakan BLT di daerah semakin marak. Di Surabaya, misalnya, 14 RW di Kelurahan Sidotopo Wetan menyatakan menolak. Di Bondowoso, ratusan kepala desa juga menolak kompensasi kenaikan BBM itu. Bahkan, Wali Kota Blitar Djarot Saiful Hidayat juga menolak penyaluran BLT.
Menanggapi situasi di lapangan itu, Ical meminta semua kepala daerah ikut mendukung pendistribusian BLT tersebut. Seorang kepala daerah, kata Ical, tidak boleh mengeluh atau merasa kerepotan.
’’Semua mesti repot, keadaan sulit, semua mesti dilakukan. Harus berterima kasih pada presiden. Menurut saya, beliau (presiden, Red) berani mengambil keputusan menaikkan harga BBM meskipun popularitas beliau bisa terkena untuk kepentingan yang lebih besar daripada kepentingan pribadi,” kata orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes Asia itu.
Sikap kepala daerah yang kurang mendukung kebijakan pemerintah membagikan BLT juga disesalkan Mendagri Mardiyanto. ”Apa etis seorang bupati menolak?’’ katanya.
Menurut Mardiyanto, bisa jadi para kepala daerah masih trauma dengan masalah data kemiskinan. Mardiyanto memastikan pihaknya telah memperbarui data bersama BPS. Data tersebut telah diberi luncuran awal, dikonfirmasi, dan sekarang ini dalam tahap konfirmasi.
”Mari berpikir jernih. Jangan semuanya harus pemerintah. Kalau salah, pemerintah. Kalau rusuh, pemerintah. Belum tentu juga pemerintah yang buat kerusuhan,” kata Mardiyanto lagi.
Lalu kapan pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM? Ini masih menjadi tanda tanya. Para menteri yang ikut rapat kabinet terbatas bersama presiden memilih bungkam. Menteri Keuangan Sri Mulyani memberi sinyal bahwa pengumuman kenaikan harga BBM akan dilakukan dalam beberapa hari dekat ini. ’’Kami tadi rapat persiapan BLT. Tampaknya semua sudah sesuai dengan rencana,’’ katanya.
Hari ini SBY memanggil semua menteri, terutama yang berada di bawah Menko Kesra, untuk dimintai laporan tentang kesiapan pembagian BLT. Jika SBY merasa puas, kenaikan harga BBM akan diketuk. Sebaliknya, bila SBY belum puas, kenaikan harga BBM ditunda lagi sampai program BLT benar-benar siap.
Besaran kenaikan BBM sudah dipastikan 28,7 persen. Premium dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.000, solar naik dari Rp 4.300 menjadi Rp 5.500, sementara minyak tanah terkerek dari Rp 2.000 menjadi Rp 2.500.
Sri Mulyani juga tidak mengkhawatirkan ancaman inflasi pasca kenaikan harga BBM nanti. Tekanan harga yang terjadi setelah kenaikan harga BBM, kata Sri Mulyani, adalah hal wajar. ’’Ronde pertama kenaikan biasanya pada biaya transpor. Ronde kedua baru masuk pada harga-harga lain. Bulan pertama mungkin sekitar 2 persen. Tapi, bulan selanjutnya turun di bawah 0,3 persen,’’ katanya.
Persiapan BLT
Bagaimana persiapan BLT? Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Perencanaan Mu’man Nuryana mengatakan, proses pelaksanaan BLT sudah mencapai tahap pengiriman kartu identitas berkupon kepada masyarakat yang berhak. ’’Ini sudah dan sedang dilakukan PT Pos Indonesia,’’ ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Jakarta kemarin (22/5).
Menurut dia, lebih dari 30 hari terakhir, PT Pos Indonesia sudah mencetak 500.000 lembar kartu identitas berkupon per hari. Dengan demikian, PT Pos diharapkan mampu meng-cover kebutuhan 19,1 juta rumah tangga miskin (RTM).
Mu’man mengakui, 19,1 juta penerima BLT didata berdasarkan data BPS 2005. Meski demikian, lanjut dia, sebagian data tersebut sudah dimutakhirkan. ’’Ada sekitar seribu kecamatan yang datanya di-update,’’ katanya.
Mu’man mengatakan, BLT merupakan program kompensasi kenaikan harga BBM yang masuk dalam program jaring pengaman sosial. Melalui program ini, rumah tangga sasaran mendapat Rp 100.000 per bulan.
Pembagian BLT, lanjut dia, dibagi dalam dua tahap untuk 7 bulan tersisa. Tahap pertama dibagikan Rp 300.000 untuk tiga bulan pertama. Tahap kedua, dibagikan Rp 400.000 untuk empat bulan sisanya. ’’Pada 2009, rencananya tetap dibagikan Rp 100 ribu per bulan,’’ terangnya.
Untuk mekanisme pengiriman dana BLT, kata dia, dilakukan PT Pos Indonesia. Jadi, nanti uang tersebut bisa langsung diambil oleh masyarakat yang berhak di kantor pos.
Untuk daerah yang tidak terdapat kantor pos, pemerintah akan mengirimkan dana ke titik yang disepakati. ’’Selanjutnya, dana bisa dibagikan oleh pemerintah daerah setempat,’’ ujarnya. (tom/owi/tof)
PET: JPNN
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Demo, 16 Mahasiswa Ditangkap
Menkeu Sri Mulyani Indrawati memastikan besaran kenaikan harga BBM rata-rata 28,7 persen. Kenaikan tersebut akan diumumkan setelah Menko Kesra Aburizal Bakrie melaporkan kesiapan program bantuan langsung tunai (BLT) kepada presiden pada 23 Mei besok.
’’Nanti 23 Mei, beliau (Menko Kesra) dipanggil presiden bersama Mensos dan Bappenas untuk mengevaluasi pembagian kartu BLT, kesiapan pembayarannya. Saat itulah Bapak Presiden akan memutuskan when-nya,’’ kata Sri Mulyani di kantornya kemarin (21/5).
Dia menyatakan, daftar isian pelaksanaan anggaran (BLT) sudah dikucurkan kepada kantor pos pada Senin (19/5) dan kartu dibagikan mulai kemarin (21/5) hingga besok (22/5).
Berdasar pengalaman 2005–2006, Sri optimistis program BLT akan sukses. Sebab, menurut dia, sejumlah persoalan BLT hanya muncul saat pembagian pertama. ’’Tentunya PT Pos, Depdagri, dan lainnya sudah banyak belajar dari pengalaman,’’ tegasnya.
Dengan besaran kenaikan harga rata-rata 28,7 persen, berarti harga bensin naik dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.000 per liter. Lalu, harga solar dinaikkan dari Rp 4.300 menjadi Rp 5.500 per liter dan minyak tanah dari Rp 2.000 menjadi Rp 2.500 per liter.
Menkeu juga kembali menjelaskan penerapan smart card. Program itu, kata dia, akan diberlakukan mulai September di Jawa dan Bali. Untuk konsumen di luar smart card, pemerintah akan menerapkan harga keekonomian secara gradual. ’’Pilihan harganya tentu akan disesuaikan dengan kondisi nanti,’’ jelasnya.
Kalau hingga tahun depan harga minyak internasional naik sampai lebih dari USD 150, pemerintah akan melihat rata-ratanya. ’’Ini ada pengaruhnya pada APBN,’’ katanya.
Untuk anggaran 2008, jelas Sri, pemerintah masih tetap bisa bertahan. ’’Kami akan me-manage berdasar pasal 7 dan 14 UU APBN. Pasal 7 itu kan mematok subsidi,’’ ungkapnya.
Untuk 2009, kata dia, pemerintah dan DPR harus membuat policy yang lebih baik. ’’Alokasi subsidi adalah undang-undang. Jadi, apakah mau mematok atau apa, itu pembahasan dengan DPR,’’ ujarnya.
Terkait dengan pengalihan subsidi BBM menjadi subsidi langsung, Ketua Komisi VII DPR Airlangga Hartarto menyatakan, visi untuk mengurangi subsidi BBM tersebut sudah ada dalam Undang-Undang (UU) tentang Energi. ’’Jadi, tinggal nunggu implementasinya,’’ ungkapnya saat diskusi tentang subsidi BBM di Jakarta kemarin (21/5).
Dia menuturkan, pihaknya mendukung upaya mengalihkan subsidi BBM, yang menurutnya justru lebih banyak dinikmati masyarakat mampu, ke mekanisme subsidi langsung. ’’Sebab, itu kami nilai lebih tepat sasaran,’’ tegasnya.
Meski demikian, dia tidak setuju subsidi langsung tersebut hanya diberikan dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT). Sebab, kata dia, BLT hanya merupakan kebijakan jangka pendek dan tidak mendidik jika diterapkan dalam jangka lama. ’’Karena itu, ini menjadi tugas pemerintah untuk menyusun mekanisme bantuan langsung yang lebih baik,’’ ujarnya.
Penolakan Kenaikan Harga BBM
Penolakan kenaikan harga BBM terus bergolak. Ribuan warga yang merupakan gabungan LSM melakukan aksi besar-besaran di depan Istana Negara kemarin. Sebanyak 16 demonstran ditangkap tim gabungan kepolisian Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakpus karena melempar bom molotov ke Istana Negara dan melawan aparat.
Massa yang mayoritas berasal dari Front Pembela Nasional tersebut tiba di Istana Negara pukul 13.30. Mereka datang setelah melakukan long march dari Jalan Kramat Raya di kawasan Salemba.
Sebelumnya, massa dari aktivis mahasiswa di kampus sekitar Jakarta tersebut tampak meramaikan aksi yang bertepatan dengan hari lengsernya almarhum mantan Presiden Soeharto itu. Selain istana, para demonstran menduduki jalan di depan kantor Mahkamah Konstitusi dan kantor Menko Kesra.
Penangkapan demonstran bermula saat seseorang yang tidak dikenal melempar bom molotov ke arah pagar istana. Mengetahui hal itu, polisi dengan sigap berusaha memadamkan bom tersebut. Namun, keadaan malah makin kacau karena bom molotov tersebut menggelinding menuju sebuah mobil yang lewat.
Spontan, polisi lantas menembakkan gas air mata ke arah demonstran. Aksi itu pun jadi kacau. Para demonstran, termasuk para jurnalis, berlari menyelamatkan diri. Dua pria berpakaian preman menangkap dua orang yang diduga menjadi provokator. Hingga sore pukul 17.00, total 16 demonstran ditangkap polisi.
Di tempat terpisah, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) juga menyatakan berkeberatan atas rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Komnas HAM menganggap kebijakan pemerintah itu sebagai rencana yang logis, namun sama sekali tidak cerdas.
’’Menaikkan harga BBM memiliki kerentanan sosial lebih tinggi daripada tidak menaikkan,’’ kata Shalahudin Damin, komisioner Komnas HAM, yang ditemui di gedung Komnas HAM, Jakarta, kemarin (21/5).
Dia menuturkan, Komnas HAM menyoroti adanya multiple effect saat pemerintah nanti menetapkan kenaikan harga BBM bersubsidi. Selain dampak utama terhadap masyarakat menengah ke bawah, cepat atau lambat, masyarakat kelas menengah akan merasakan dampak yang sama. ’’Kami khawatir terjadi lagi gelombang PHK akibat perusahaan tidak mampu bertahan,’’ ungkapnya.
Terkait dengan BLT yang saat ini dilakukan pemerintah, Komnas HAM menyebut jumlah tersebut sama sekali tidak memenuhi hak ekonomi rakyat. Bahkan, Damin menyatakan hal itu melanggar ratifikasi konvensi PBB. Yakni, negara diwajibkan melindungi warganya dari impitan ekonomi. ’’(BLT) itu hanyalah pengalihan subsidi ke sektor lain. Namun, itu sangat memukul rakyat,’’ tegasnya.
Lantas, adakah solusi lain? Damin menjelaskan, Komnas HAM memiliki sejumlah alternatif yang bisa digunakan pemerintah dengan tidak menaikkan harga BBM. Salah satunya, Komnas HAM meminta agar pemerintah menghentikan dulu sejumlah megaproyek yang direncanakan pada 2008 agar difokuskan pada subsidi rakyat.
’’Selain itu, pemerintah harus melakukan negosiasi ulang terkait dengan penyelesaian utang luar negeri yang menghabiskan 25 persen APBN 2008,’’ katanya. Berdasar perkiraan, 25 persen APBN tersebut mencapai Rp 140 triliun. (sof/owi/bay/tof)
PET: JPNN
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Usai menyaksikan hiburan keyboard, seorang siswi SMP diperkosa dua pemuda. SS (15) warga Dusun III Desa Tamansari Meranti Asahan diperkosa di areal perkebunan sawit, Selasa (20/5) sekira pukul 22.00 WIB.
Kedua pelaku menghadang korban di tengah jalan dan memaksanya naik ke atas sepedamotor. Seterusnya korban dibawa ke areal perkebunan sawit BSP yang berada di Desa Taman Sari Asahan.
Informasi diperoleh METRO di lapangan, peristiwa pemerkosaan terjadi ketika korban baru pulang nonton keyboard. Saat itu korban berjalan dengan An (12), salahseorang adiknya.
Malam itu, pelajar yang masih duduk di bangku kelas II SMP ini baru pulang menyaksikan hiburan keyboard sekitar 1 km dari kediamannya. Korban yang pulang berjalan kaki dengan seorang adiknya bertemu dengan dua pelaku yang mengendarai sepedamotor.
Kedua pelaku menghadang korban sembari menawarkan jasa untuk mengantarkan pulang. Namun, korban menolak ajakan kedua pelaku.
Tiba-tiba salahseorang pelaku menarik lengan korban dan memaksa naik ke atas sepedamotor. Sedangkan adik korban hanya bisa menjadi penonton.
Kedua pelaku langsung membawa korban ke areal perkebunan sawit BSP Desa Tamansari Asahan. Di tempat yang sepi dan gelap tersebut pakaian korban dilucuti kedua pelaku. Kedua pelaku memaksa korban untuk berhubungan badan. Semula, korban menolak namun karena dipaksa akhirnya korban hanya bisa pasrah ketika mahkotanya direnggut.
Usai menggagahi korban, kedua pelaku mengantarkan korban dan menurunkannya di tengah perjalanan. Selanjutnya korban pulang ke rumah dengan kondisi lemah dan menahan rasa sakit pada kemaluannya.
Suh (38) orang tua korban terkejut setelah melihat kondisi anaknya yang memprihatinkan. Korban sendiri menceritakan kejadian yang dialaminya tersbeut kepada orangtuanya sembari menangis.
Seterusnya, orang tua korban melaporkan kejadian yang dialami anaknya itu ke Mapolres Asahan. Petugas Polres Asahan langsung melakukan penyelidikan dilapangan setelah menerima laporan korban.
Seorang Tersangka Diringkus
Setelah melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas kepolisian berhasil mengindentifikasi pelakumelalui keterangan korban yang mengenal wajah dan ciri-ciri kedua pelaku. Setelah melakukan pemantauan selama beberapa jam, petugas melakukan penyergapan.
Seorang pelaku pemerkosaan akhirnya berhasil diringkus, Rabu (21/5) sekira pukul 01.30 WIB. Tersangka, Arman (22) warga Desa Nagori Pagar Besi Simalungun diringkus petugas dari salahsatu warung tuak yang berada tidak jauh dari kediamannya.
Tersangka diboyong petugas ke Mapolres Asahan guna pengusutan lebih lanjut. Saat diperiksa pelaku mengakui perbuatannya melakukan pemerkosaan bersama temannya yang masih buron, Pandi (22) warga Desa Tinjowan Simalungun.
Kasatreskrim Polres Asahan AKP AY Harahap ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa pemerkosaan tersebut.
“Setelah menerima laporan korban kita langsung melakukan penyelidikan di lapangan untuk melakukan penangkapan. Kita masih melakukan pengejaran terhadap tersangka yang satu lagi,” ujarnya. (Arnes)
PET: METRO ASAHAN
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Diduga karena ekonomi keluarga morat-marit, Hemalini Br Tarigan (30) mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Tragisnya, ibu muda warga Dusun Tamburen, Desa Suka Makmur, Kutalimbaru, Deli Serdang ini, mengajak kedua anaknya, Susan (7) dan Prasanta (5) bunuh diri dengan menenggak racun rumput merek Roundap, Selasa (20/5) petang.
Jenazah ibu dan dua anaknya ini dikebumikan, Rabu sore (21/5), di desa setempat seusai menjalani ritual adat suku Karo di Jambur Tamburen. Informasi yang dihimpun, yang pertama kali menemukan Hemalina dan anak-anaknya tewas adalah suami korban, Sejahtra Sembiring (32). Saat itu Sejahtra baru pulang kerja sebagai buruh tani.
Melihat istri dan dua anaknya terkapar di rumah berdinding tepas ukuran 5X5 meter yang mereka tinggali, Sejahtra histeris. Saat itu dia melihat tubuh isteri dan putrinya (Susan, red) sudah tak bergerak lagi. Dari mulut mereka mengeluarkan buih. Sementara meski telah terkapar, tubuh putranya (Prasanta, red) masih bergerak-gerak.
Sejahtra yang panik langsung berupaya menyelamatkan nyawa putranya. Dia langsung membopong tubuh Prasanta dan berlari ke areal perkampungan untuk meminta pertolongan (rumah Sejahtra berada di perladangan, agak jauh dari rumah tetangganya, red). Sayang, di tengah perjalanan menuju RSU Adam Malik, Prasanta menghembuskan nafas terakhirnya menyusul ibu dan kakaknya.
Kemarin (21/5) di Jambur Tamburen, Sejahtra hanya bisa duduk terkulai lemas di depan tiga jasad orang yang sangat dicintainya. Air matanya terus mengalir. Banyak kerabat dan tetangga yang datang ke jambur untuk mengikuti ritual sebelum pemakaman. Banyak yang menghibur dan menyalami Sejahtra. Memintanya untuk tabah.
Sejahtra dan kerabatnya sangat tertutup dengan wartawan. Tak satupun yang mau memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan yang hadir di lokasi. Sejahtra sendiri saat ditanya hanya merenung dan menerawang jauh. Bahkan semua orang yang ada di sekitarnya seakan-akan tak lagi diperhatikan. Dia hanya melihat jasad istri dan anaknya dan sesekali tertunduk. Usai prosesi ritual, jenazah Hemalini dan dua anaknya dibawa ke tempat peristirahatan terakhir. Selama perjalanan menuju pemakaman, Sejahtra tetap tertunduk dan meneteskan air mata.
Informasi tentang peristiwa tragis itu didapat wartawan dan sebagian warga. Menurut mereka kehidupan Sejahtra dan keluarganya memang tergolong kekurangan, apalagi Sejahtra hanya berkerja sebagai buruh tani. Hal senada juga diucapkan Ceki Ginting, Kepala Desa Suka Makmur. “Kalau soal penyebab aku kurang tahu, sebab aku sampai di rumahnya, korban sudah meninggal,” ujarnya.
Kapolsekta Kutalimbaru, AKP Mukhsin yang didampingi Kaur Pulbaket Aipda M Sembiring ketika ditemui wartawan mengatakan, pihaknya sudah turun ke tempat kejadian perkara (TKP), untuk melakukan penyelidikan. Dari lokasi ditemukannya Hemalini dan 2 anaknya, polisi menemukan sisa susu yang bercampur racun rumput merek Roundap. Guna pengusutan, sisa racun tersebut dimasukkan ke plastik untuk diperiksa lanjut. Pihaknya juga akan menyelidiki soal dugaan tekanan ekonomi di balik peristiwa bunuh diri ini.(wan/smg)
PET: SUMUT POS
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
PERANG SEJATI
Sebagai sesama tim Inggris, Manchester United dan Chelsea telah ratusan kali terlibat bentrok. Rivalitas kedua tim sudah panas sejak lama. Dalam tiga tahun terakhir, United dan Chelsea bersaing ketat di pentas Premier League.
Tahun ini lebih istimewa. Selain keduanya bersaing untuk memperebutkan mahkota Liga Inggris hingga matchday terakhir 11 Mei lalu (hingga akhirnya United berhasil meraih juara), keduanya juga memburu target menjadi yang terbaik di Eropa dalam final Liga Champions di Stadion Luzhniki, Moskow, pada Kamis (22/5) dini hari nanti WIB (siaran langsung RCTI/ESPN mulai pukul 01.45).
Kedua klub sudah mengenal kekuatan masing-masing. Meski begitu, persiapan serius tetap dilakukan. ’’Kami tidak ingin hanya melakukan persiapan yang minim, seperti saat melawan Barcelona (di semifinal Liga Champions, Red). Kami mempersiapkan diri untuk menjadi yang terbaik,’’ kata Sir Alex Ferguson, pelatih United, saat jumpa pers di Stadion Luzhniki kemarin.
Fergie, sapaan akrab Ferguson, berharap timnya meraih hasil memuaskan. Dia pun tak terusik dengan kekalahan 1-2 yang diderita United dari Chelsea pada pertemuan terakhir mereka di ajang Premier League beberapa waktu lalu.
’’Kami selalu melakukan perubahan dalam setiap pertandingan. Kami memang mengamati permainan Chelsea setiap minggu. Meski begitu, kami harus melakukan persiapan. Kami harus tahu permainan lawan dan menyiapkan apa yang harus kami lakukan di lapangan,’’ beber Fergie.
Yang menjadi masalah bagi Fergie justru kondisi pasukannya yang semuanya siap tempur. Termasuk Nemanja Vidic, bek tengah United yang sempat istirahat lama karena cedera. ’’Saya berharap UEFA merubah aturan dan memberikan kelonggaran kepada kami untuk memainkan semua pemain,’’ selorohnya.
Bagaimana kubu Chelsea? Pelatih Avram Grant tampak percaya diri. ’’Kami sudah mencapai final, karena itu kami harus memenangkannya,’’ kata Grant.
Pelatih asal Israel itu optimistis pasukannya bisa menampilkan permainan terbaik. Apalagi, sama seperti United, kondisi pemain Chelsea tidak ada kendala. Bintang-bintang Chelsea seperti John Terry, Frank Lampard, Michael Ballack, dan Didier Drogba dipastikan menghuni starting line up.
Meski sudah mengenal betul kekuatan United, Grant tetap melakukan persiapan khusus. ’’Saat ini kita semua tahu tentang Barcelona, Milan, dan tim-tim besar lainnya. Yang kami harus lakukan adalah memenangkan pertandingan. Tidak peduli apakah lawan kami sesama tim Inggris, dari Spanyol atau tempat lainnya,’’ kata Grant.
Grant percaya diri dengan kekuatan pasukannya. Apalagi The Blues, julukan Chelsea sukses menaklukkan United pada pertemuan terakhir mereka di ajang Premier League lalu. ’’Kami menampilkan permainan yang bagus saat melawan United di beberapa pertandingan terakhir,’’ ujarnya.
Terlepas dari kegagalan Chelsea meraih gelar Premier League, Grant mengakui bahwa trofi Liga Champions adalah ambisi terbesarnya. Apalagi Chelsea belum pernah merebutnya. Bahkan, musim ini adalah kali pertama tim asal London itu melangkah ke final Liga Champions.
’’Liga Champions sangat berarti bagi klub. Saya yakin, klub-klub besar menempatkan Liga Champions sebagai prioritas. Termasuk tentu Chelsea,’’ kata Grant. (iro/jpnn)
PET: JPNN
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Kasus hukum yang melibatkan anggota DPR bertambah. Kali ini, anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Golkar (FPG) Serta Ginting dituduh memukul Eko Supriyanto Dananjaya, wakil ketua Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).
Dalam jumpa pers di gedung BNP2TKI, Jakarta, kemarin (20/5), Eko mengatakan bahwa pemukulan tersebut terjadi pada Rabu, 14 Mei 2008, di gedung BNP2TKI Selapajang, Tangerang. Awal ceritanya, sekitar pukul 14.00 WIB, datang rombongan anggota Komisi IX DPR yang melakukan sidak, bersamaan dengan pemulangan sejumlah TKI yang baru tiba dari perantauan.
’’Saya berusaha memperlakukan mereka dengan baik,’’ kata Eko, menanggapi penyambutan BNP2TKI atas sidak DPR tersebut. Merasa ingin berperilaku sopan, Eko lantas mendekat ke para anggota dewan itu sembari memperkenalkan diri.
Saat itu, seorang anggota komisi IX menanyakan perihal status seorang TKI yang belum dipulangkan. Eko menyebutkan, anggota komisi IX itu seorang wanita, menanyakan mengapa ada TKI yang sudah memiliki tiket tidak segera dipulangkan.
”Saya tidak tahu nama dia. Tapi, dia menyatakan, TKI itu sudah tiga hari berada di Selapajang. Saya membantah itu dengan jawaban,’’ tutur Eko.
Menurut Eko, memang ada sejumlah TKI yang belum dipulangkan. Mereka itu belum memenuhi kuota penumpang, yakni sembilan orang. Karena itu, TKI tersebut diwajibkan untuk menunggu. ’’Tapi, TKI itu baru membeli tiket siang, pukul 12.35 WIB (14/5). Artinya, dia baru beberapa jam saja di Selapajang,’’ katanya.
Anggota Komisi IX DPR yang lain lantas mengkritik kebijakan BNP2TKI tersebut. Menurut anggota dewan tersebut, sikap BNP2TKI itu menunjukkan ada ketidakberesan pelayanan yang menyebabkan para TKI telantar. ’’Ini fakta bahwa kalian dari BNP2TKI semua tidak mampu bekerja dengan baik,’’ ujar Eko menirukan perkataan anggota dewan tersebut.
Namun, Serta Ginting yang sedari awal diam menghampiri Eko dan memukul anggota BNP2TKI itu beberapa kali. Berdasar pengakuan Eko, Ginting terlihat emosional dan berusaha meninju berkali-kali. Perkelahian itu akhirnya dilerai sejumlah anggota Polres Bandara Soekarno-Hatta.
Setelah kejadian itu, Eko mengaku mendapatkan teror SMS dari seseorang yang mengaku dari FPG. Pada 17 Mei, Eko menerima pesan singkat dari no ponsel 08176869XXX. ’’Saya dapat SMS pada pukul 15.45 yang isinya, Pak Eko, saya dari Golkar. Kasus itu mau diperpanjang atau tidak?’’ ungkap Eko saat menunjukkan SMS tersebut.
Eko mengaku tidak membalas pesan singkat itu. Namun, 3 jam setelah itu, dia kembali mendapat telepon dari nomor kepala 555. ’’Saya tidak angkat. Dan, itu berpuluh kali. Istri saya juga saya pesan agar tidak mengangkat telepon,” ujarnya.
Menurut Eko, esok harinya (18/5) dirinya kembali menerima pesan singkat yang bernada mengancam pada pukul 11.26 WIB dari nomor ponsel yang sama. ”Isinya, Pak Eko saya tahu rumah Anda dan keluarga Anda,” tuturnya.
Atas pemukulan terhadap dirinya, Eko akan memidanakan Serta Ginting. ’’Saya akan menindaklanjuti hal ini secara hukum,’’ katanya. (bay/kim)
Ada Rekaman Video
SEDIKIT berbeda dengan pernyataan Eko, dari tayangan video yang direkam seorang petugas sekuriti BNP2TKI, perdebatan sejumlah anggota komisi IX dengan Eko ternyata berlangsung alot. Tudingan yang dilontarkan sejumlah anggota komisi IX langsung dibantah Eko.
’’Tidak benar itu,’’ kata Eko dalam rekaman tersebut.
’’Saya dulu mantan aktivis,’’ tambah Eko menanggapi perkataan seorang anggota komisi IX yang menyatakan bahwa BNP2TKI tidak mampu bekerja dengan baik. Setelah kata-kata Eko itu, meluncurlah bogem dari Serta Ginting yang terlihat terpancing emosinya.
Kuasa hukum Eko, Tri Hartanto, menyatakan bahwa hari ini (21/5) mereka akan melaporkan kasus pemukulan itu kepada Mabes Polri. Selanjutnya, pada Kamis (22/5), mereka akan menemui Badan Kehormatan DPR untuk mengadukan perbuatan anggota DPR dari Fraksi Golkar tersebut. ”Kami memiliki bukti konkret (rekaman video), nama-nama saksi pun ada di catatan kami,’’ kata Tri yakin.
Dihubungi secara terpisah, Ketua FPG Priyo Budi Santoso mengaku belum tahu bahwa ada kejadian pemukulan tersebut. ”Kapan itu?” kata Priyo saat dihubungi kemarin. Namun, saat dicoba dijelaskan lebih lanjut, hubungan telepon terputus. ’’Halo, halo, saya tidak mendengar,” kata Priyo, kemudian memutus sambungan. Saat dicoba dihubungi lagi, termasuk via SMS, ketua DPP Golkar bidang keagamaan itu tidak mengangkat ponselnya. (bay/kim)
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
318 Rumah Rusak, Jalinsum Taput-Tapsel Putus
Sedikitnya 318 rumah, sekolah, tempat ibadah, dan sarana umum di Kecamatan Simangumban, Taput, dan Kecamatan Sipirok, Tapsel rusak berat dan ringan akibat gempa berkekuatan 6,1 skala richter (SR) yang terjadi Senin (19/5) malam pukul 21.26 WIB.
Dampak gempa juga menyebabkan Jalinsum Pahae-Sipirok, Dusun Sipetang, tepatnya di gapura perbatasan Taput-Tapsel, putus total.
Data yang diperoleh METRO, Selasa (20/5) sekira pukul 14.00 WIB, di posko penanggulangan korban gempa di Desa Sipetang, Kecamatan Simangumban, Kabupaten Taput, sedikitnya 278 rumah, sekolah, dan tempat ibadah rusak. Rinciannya, rumah yang rusak total 25 unit, rusak berat 45 unit, dan rusak ringan 192 unit. Gedung sekolah, rusak total 5 unit, rusak berat 3. Gereja, rusak total 1 unit, rusak berat 2, dan rusak ringan 2 unit. Sementara masjid, rusak berat 2 unit dan rusak ringan 1 unit.
Gempa juga mengakibatkan sedikitnya empat warga Simangumban mengalami luka-luka. Ketiga korban adalah Anggiat Sihombing dengan kondisi luka berat, Arifin Sihombing mengalami luka patah tulang pinggang, Lamhot Simatupang mengalami luka ringan, sedangkan boru Sirait menderita terkilir di kaki dan pinggangnya.
Sementara di Kecamatan Sipirok, Tapsel, yang juga berbatasan dengan Simangumban, 40 rumah mengalami kerusakan, di mana 4 di antaranya rusak berat. Selain itu satu sekolah yakni SDN 146979 Hutaimbaru, Sipirok rusak parah. Demikian juga dengan satu unit Masjid Taqwa Muhammadiah Sipirok. Bahkan, kubah masjid tersebut roboh.
Diperkirakan untuk membangun kembali menara masjid dan memperbaiki dinding dan tangga masjid yang rusak akibat gempa menghabiskan dana sekitar Rp200 juta. Selain Masjid Muhammadiyah, dinding gedung Masjid Raya Sipirok juga retak.
Salahseorang korban gempa, boru Simatupang, warga Simangumban, yang rumahnya berjarak 5 meter dari lokasi anjloknya Jalinsum sepanjang 30 meter di dekat gapura perbatasan Taput-Tapsel mengungkapkan, saat gempa pertama berkekuatan sekitar 6,1 SR, Jalinsum Taput-Tapsel belum anjlok, melainkan hanya retak.
“Saat itu juga, lampu listrik PLN padam. Berselang sekitar 5 menit kemudian, gempa susulan pun datang, yang diperkirakan berkekuatan hampir sama. Saat itu lah, Jalinsum dekat gapura anjlok total,” kata boru Simatupang, Selasa (20/5).
Anjloknya Jalinsum tersebut ternyata tidak hanya mengakibatkan rumahnya saja yang roboh. Rumah warga lainnya seperti rumah boru Sirait dan J Butarbutar juga rusak berat.
“Untung saja mereka selamat, meskipun boru Sirait menderita terkilir di kaki dan pinggangnya,” ujar boru Simatupang.
Pantauan METRO di lokasi kerusakan gempa, saat melintasi Jalan Aek Latong, mulai terlihat kerusakan dan keretakan jalan. Apalagi memasuki sekitar 2 kilometer batas Tapsel dan Taput, tepatnya di Desa Hutaimbaru, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, di mana keretakan jalan semakin banyak dan besar hingga mencapai 5 centimeter. Namun, begitu memasuki ke Desa Simajambu, Kecamatan Simangumban, Kabupaten Taput, keretakan jalan semakin banyak, bahkan besarnya mencapai sekitar 6-7 centimeter.
Masih berdasarkan pantauan METRO, akibat gempa berkekuatan 6,1 SR ini, dua tiang listrik di Simangumban roboh, sehingga mengakibatkan aliran listrik di daerah itu padam total sejak Senin (19/5) kemarin.
Warga Dirikan Tenda
Sementara itu, sejumlah warga yang menjadi korban gempa di Simangumban, mendirikan tenda-tenda darurat di depan rumahnya masing-masing. Mereka takut gempa susulan kembali mengguncang. Sementara warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah terpaksa menyelamatkan barang-barangnya ke tenda-tenda darurat.
Warga mengaku, saat gempa terjadi, aliran listrik langsung padam. Warga pun panik dan berhamburan keluar rumah.
“Kami tidak tahu harus berbuat apa saat itu, selain menyelamatkan diri dan keluarga. Yang jelas suasana malam itu (Senin malam, red) mencekam, apalagi getaran gempa masih terus terjadi hingga lebih dari duapuluh kali,” ujar Antonius Tambunan, warga Simangumban, Selasa (20/5).
Sementara itu, M Butarbutar kepada METRO mengatakan, sebelum gempa terjadi, dirinya bersama istri dan anak-anaknya sedang asyik menonton televisi di rumahnya. Namun, tiba-tiba guncangan gempa datang dan langsung merubuhkan rumah mereka karena terbawa longsor.
“Kami tidak tahu bagaimana rumah kami rubuh hingga jatuh terbawa longsor
sedalam 30 meter ke bawah jalan dekat sungai. Saat itu kami semua berteriak, tidak tahu harus berbuat apa. Kejadian tadi malam bagai mimpi buruk bagi kami sekeluarga. Tapi kami juga masih bersyukur karena tidak ada dari kami menjadi korban, walau sebenarnya melihat kondisi rumah tersebut Anda mungkin tidak percaya kami selamat. Ini sebuah mukzijat,” ucap M Butarbutar.
Akibat gempa tersebut, 2 gedung sekolah masing-masing SDN 173242 dan SDN 173247 Aek Sah mengalami rusak parah, juga 4 rumah ibadah masing-masing Gereja HKBP Huta Padang, Gereja GKPA Sipetang, Gereja GSJA Aek Nabara dan Masjid Nurul Hasanah Sipetang. Bahkan, gereja GKPA Sipetang rubuh dan hampir rata dengan tanah.
Sementara di Kecamatan Pahae Jae, kerusakan rumah rata-rata mengalami rusak ringan, namun di Sarulla satu tiang listrik tumbang.
Bupati Tapanuli Utara Torang Lumbantobing didampingi Ketua DPRD Taput FL Fernando Simanjuntak SH dan unsur Muspida lainnya, Selasa (20/5) sekitar pukul 08.00 WIB tiba di lokasi kejadian untuk meninjau para korban gempa.
Kepada para warga, Torang Lumbantobing mengimbau warga agar tetap waspada dan tetap tegar dalam menghadapi musibah tersebut. Ia juga menyampaikan turut prihatin atas musibah tersebut.
Selanjutnya Bupati Taput mengatakan, akan segera mendirikan posko-posko tenda darurat, posko kesehatan, serta menyalurkan bantuan makanan berupa mie instan, air mineral dan biskuit kaleng.
Arus Lalu-lintas Dialihkan
Untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu-lintas kendaraan roda empat karena terjebak putusnya badan Jalinsum Pahae-Sipirok di Desa Sipetang, Satuan Lalulintas Polres Taput mengalihkan arus jalan melalui Sipirok-Pangaribuan-Sipahutar-Siborongborong dan membuat tanda pengalihan jalan di Sipirok dan di Sipoholon, Taput.
Kasat Lantas Polres Taput AKP.A Hutauruk kepada METRO mengatakan, akibat gempa tersebut Jalinsum yang menghubungkan Kabupaten Taput dengan Tapanuli Selatan ditutup untuk semua jenis kendaraan. Pasalnya, ruas jalan di Kecamatan Simangumban, Taput tepatnya di Desa Sipetang dan di Desa Simangumban Jae rusak total.
“Jalan alternatif ada dua, yaitu jalan dari Tapanuli Selatan menuju Tapanuli Tengah dan jalan dari Sipirok-Pangaribuan-Sipahutar-Siborongborong. Sementara alternatif lain bisa melalui Sipirok-Rantau Prapat tapi rute itu terlalu jauh,” terang AKP A Hutauruk.
2 Pengendara Terjun Bebas
Pantauan METRO, kedalaman patahan jalan yang putus total di Sipetang berkisar 50 meter. Akibatnya 2 pengendara sepeda motor terjun bebas ke dalam jurang patahan jalan. Kedua pengendara nahas itu Anggiat Sihombing dan Arifin Sihombing. Mereka mengalami cedera yang cukup serius. Kedua korban saat ini masih dirawat di Puskesmas di Kecamatan Pahae Jae.
Gempa bumi ini diperkirakan menelan kerugian materil mencapai miliaran rupiah. Dan sampai saat ini, pihak Pemkab Taput masih mendata kerugian yang diderita masyarakat setempat. (neo/hs/gut)
PET: METROASAHAN
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Mulai 19 Mei hingga 23 Juni 2008, Polri membuka penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Ajaran 2008. Ini sesuai Telegram Rahasia (TR) Kapolri Jenderal Pol Drs Sutanto, No Pol ST/ 472/ V/ 2008 tertanggal 15 Mei 2008.
“Sesuai TR Kapolri, mulai hari ini, Polri menjaring putra-putri terbaik termasuk di Sumut untuk menjadi Taruna Akpol. Ketentuannya, peserta yang diberi peluang adalah lulusan Strata Satu (S1) dan Strata Dua (S2),” terang Kabid Humas Poldasu, AKBP Drs Baharudin Djafar, Senin (19/5).
Masih kata Baharudin, persyaratan lainnya yaitu untuk lulusan S1 memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 2,5 dan lulusan S2 dengan IPK 2,75. Sedangkan untuk calon Taruna yang mengalami rabun jauh bisa juga mendaftar, namun untuk S1 harus memiliki IPK 2,75 dan S2 minimal 3,0.
Calon Taruna Akpol yang diterima adalah lulusan Fakultas Hukum jurusan Ilmu Hukum, Fakultas Ekonomi jurusan Akutansi dan Manajeman, Fisip/Sospol, MIPA/Sains jurusan Matematika, Fisika, Statistik, Teknik Informasi, Ilmu Komputer jurusan Manajemen Informatika dan Teknik Informasi. Begitu juga halnya dengan lulusan S2.
Sedangkan untuk batasan usia, lulusan S1 batas berusia maksimal 28 tahun dan lulusan S2 maksimal 30 tahun. Sementara untuk tinggi badan, pria minimal 163 cm dan wanita 160 cm.
“Peserta belum pernah menikah dan sanggup menjalani ikatan dinas selama 10 tahun setelah diangkat atau dilantik menjadi Perwira Polri,” tambahnya.
Pegawai dan Anggota Polri Bisa Ikut
Masih kata Baharudin, mereka yang sudah berstatus pegawai/karyawan dan anggota Polri juga bisa mengikuti seleksi penerimaan. Namun dengan catatan, peserta mendapatkan persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi/satuan kerja (satker) bersangkutan. Selain itu, peserta juga bersedia diberhentikan dari status pegawai/anggota Polri bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Taruna Akpol. Khusus anggota Polri, peserta harus memiliki nilai minimal 75 dari Daerah Penugasan (Dapen).
“Peserta atau calon Taruna Akpol sama sekali tidak dikenakan biaya pendaftaran. Baik untuk pengisian blanko ataupun lainnya. Semua kebutuhan peserta sudah dipersiapkan panitia,” terangnya. (mula/pmg)
PET: METRO SIANTAR
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Mobil Pribadi Dapat Subsidi Terbatas
Pemerintah terus mencari pola untuk meminimalkan subsidi BBM (bahan bakar minyak). Setelah memastikan kenaikan harga BBM, kini pemerintah mematangkan rencana pendistribusian BBM dalam tiga kelas.
Skenario tiga harga BBM itu diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro. Menurut dia, pemberlakuan tiga harga tersebut bisa dijalankan setelah program penjatahan BBM bersubsidi dengan smart card dilakukan. ’’Ini gagasan saya,’’ ujarnya usai diskusi dengan Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia di Jakarta kemarin (19/5).
Purnomo mengatakan, saat smart card diterapkan September nanti, BBM bersubsidi akan dialokasikan khusus untuk pemegang smart card. Misalnya, untuk pemilik sepeda motor dan angkutan umum. Kendaraan lain diharuskan membeli BBM dengan subsidi lebih kecil (subsidi terbatas). ’’Nah, nanti ada juga BBM untuk mereka,’’ katanya.
Dengan pola baru ini, akan ada tiga jenis pendistribusian BBM. Pertama, BBM bersubsidi untuk pemilik smart card. Kedua, BBM untuk kendaraan pribadi yang tidak mendapatkan smart card. Ketiga, BBM dengan harga keekonomian untuk pelanggan industri atau bahan bakar khusus (BBK), seperti pertamax dan pertamax plus.
Untuk BBM jenis kedua, yakni kendaraan pribadi, kata Purnomo, pemerintah masih memberi subsidi, tapi tak sebesar yang diperoleh pemegang smart card. Selanjutnya, harga BBM tersebut terus disesuaikan dengan cara subsidi dikurangi secara perlahan hingga nol subsidi. ’’Nanti mencapai harga keekonomian (tanpa subsidi),’’ terangnya.
Harga BBM jenis kedua tersebut akan berada di atas harga BBM bersubsidi pemilik smart card, tapi masih di bawah harga BBM nonsubsidi yang sudah menerapkan harga keekonomian.
Sebagai gambaran, jika pemerintah jadi menaikkan harga BBM bersubsidi di kisaran 28 persen, harga BBM jenis premium menjadi Rp 6.000 per liter dan solar Rp 5.500 per liter. Nah, harga BBM untuk pemilik kendaraan tanpa smart card atau mobil pribadi, nanti berada di atas harga tersebut, tapi di bawah harga BBM tanpa subsidi.
Berapa harga BBM tanpa subsidi? Sebagai gambaran, dengan harga minyak dunia di kisaran USD 120 per barel, harga terbaru BBM industri yang terakhir dirilis Pertamina pada 15 Mei lalu adalah premium Rp 7.780 per liter dan solar Rp 9.369 per liter.
Jika menggunakan acuan harga bahan bakar khusus (BBK) yang juga sudah mencapai harga keekonomian, harga kelompok kedua akan berada di bawah harga Pertamax Rp 9.150 per liter atau Pertamina Dex (solar) Rp 11.100 per liter. Gambaran tersebut adalah harga BBK untuk Pertamina Unit Pemasaran (UPms) V Jatim.
UU Subsidi BBM
Purnomo mengakui, kebijakan tersebut akan mengubah wajah sektor energi di Indonesia. Selain itu, implikasi sosial dan politiknya pasti sangat besar. Karena itu, lanjut dia, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. ’’Supaya familiar dulu,’’ ujarnya.
Purnomo menegaskan perlunya payung hukum yang kuat dan jelas. ’’Misalnya, dengan undang-undang pengurangan subsidi (BBM) untuk dialihkan ke subsidi langsung,’’ jelasnya.
UU sangat diperlukan agar proses mengarahkan harga BBM menuju harga keekonomian tersebut bisa dijalankan. Hal itu, lanjut dia, dapat meredam polemik di masyarakat. ’’Karena itu, pemerintah pasti berbicara dulu kepada parlemen,’’ katanya.
Purnomo menjelaskan, skenario tersebut termasuk dalam rencana jangka menengah dan panjang. Perlu persiapan dan sosialisasi kepada semua pihak. Apalagi, lanjut dia, roadmap penghapusan subsidi energi (BBM dan listrik) untuk kemudian dialihkan ke mekanisme subsidi langsung sudah diamanatkan dalam Program Pembangunan Nasional (Propenas) yang disusun pemerintah pada 1999.
Dalam Propenas, kata Purnomo, pemerintah menargetkan pengurangan subsidi BBM hingga mencapai harga keekonomian pada 2003. Tapi, rencana tersebut gagal dijalankan karena besarnya tekanan politis.
’’Kalau sudah dibawa ke ranah politik, ya susah. Hitungannya nggak akan pernah ketemu. Karena itu, baiknya nanti dibikin undang-undangnya dulu,’’ katanya.
Sebelumnya, Menko Perekonomian Boediono mengatakan, secara bertahap pemerintah akan memikirkan mekanisme mengarahkan BBM ke harga keekonomian atau sesuai harga pasar. ”Jadi, artinya memang ada sistem gabungan, yaitu penyesuaian harga seperti sekarang dan sistem peralihan dari sistem subsidi ke sistem yang nanti secara bertahap ke sistem keekonomian. Itu sudah dilakukan di banyak negara,” kata Boediono di kantornya Jumat (16/5).
Boediono mengatakan, negara miskin seperti Timor Leste saja sudah memakai sistem otomatis menyesuaikan harga pasar. Begitu pula Filipina, Kamboja, dan Singapura. ”Saya kira itu arah kita. Tetapi, penyesuaiannya secara bertahap,” katanya.
Jadi, lanjut Boediono, yang mendapat smart card tetap membayar pada harga subsidi. ”Di luar itu diarahkan ke harga keekonomian, bertahap sesuai dengan situasi,” jelasnya.
Mengenai penolakan dari daerah seperti di Denpasar untuk menggunakan smart card, menurut Boediono, pemerintah pusat akan terus melakukan pendekatan. ”Kita lakukan pendekatan saja, dengan pendekatan yang baik saya kira,” ujarnya.
Rencana pemerintah mengalihkan subsidi BBM ke subsidi langsung tersebut mendapat tanggapan positif dari Airlangga Hartarto, ketua Komisi VII DPR yang membidangi sektor ESDM. Menurut dia, sebenarnya visi mengurangi subsidi BBM tersebut sudah ada dalam UU tentang Energi. ’’Jadi, tinggal menunggu implementasinya,’’ ujarnya.
Airlangga justru menyoroti lambannya kinerja pemerintah dalam menyusun peraturan pemerintah (PP) sebagai panduan pelaksanaan UU. ’’Sebab, yang kita inginkan adalah teknis pelaksanaannya seperti apa,’’ katanya.
Menurut dia, pemerintah beralasan bahwa pembuatan PP tersebut menunggu terbentuknya Dewan Energi Nasional (DEN) yang memang disiapkan untuk menyusun roadmap sektor energi dan mengawal pelaksanaannya. ’’Nah, DEN-nya juga belum terbentuk, padahal deadline pembentukannya sudah lewat. Karena itu, kami segera memanggil Menteri ESDM untuk membahas soal ini,’’ ucapnya.
Tanggapan berbeda dilontarkan anggota Komisi XI DPR Dradjad Wibowo. Menurut dia, rencana mengarahkan harga BBM menuju harga keekonomian merupakan ide yang bisa menimbulkan dampak luas bagi sektor ekonomi, sosial, dan politik. ’’Jadi, harus dikaji ulang,’’ ujarnya.
Menurut dia, membawa harga BBM ke harga keekonomian baru bisa dilakukan jika pendapatan per kapita masyarakat sudah meningkat. Dengan demikian, masyarakat bisa bertahan dengan implikasi yang ditimbulkan dari rencana tersebut. ’’Jika itu terjadi, jelas harga sembako ikut terkerek naik,’’ terangnya.
Karena itu, lanjut dia, daripada mengambil kebijakan berisiko tinggi, sebaiknya pemerintah menempuh cara lain. ’’Opsi lain kan masih terbuka,’’ katanya.
Menurut Dradjad, jika menginginkan subsidi tidak dinikmati pemilik kendaraan (mobil) yang tergolong mampu, pemerintah bisa menerapkan sistem pajak progresif. Besaran pajak tersebut bisa disesuaikan dengan kapasitas mesin mobil karena terkait konsumsi BBM. ’’Ini lebih efektif,’’ jelasnya.
Dradjad menambahkan, hasil pajak progresif yang dibayarkan setiap tahun tersebut bisa digunakan untuk program pengentasan kemiskinan. ’’Intinya, pemerintah harus cerdas. Kalau kebijakan membawa BBM ke harga keekonomian, menurut saya, itu lebih banyak mudharat daripada manfaatnya,’’ ujarnya.
Sehari sebelumnya, PB NU meminta pemerintah menunda kenaikan harga BBM. ’’Sampai kapan ditunda, ya sampai dirasa tepat,’’ kata Ketua Umum PB NU Hasyim Muzadi usai menerima kunjungan para kiai sepuh pendiri PKNU di Ponpes Al Hikam, Kota Malang, kemarin.
Hasyim menegaskan, wujud keberatan PB NU atas kenaikan harga BBM ialah mengirimkan surat khusus kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Menurut Hasyim, dalam rentang waktu penundaan, pemerintah bisa mencari alternatif penyokong APBN. Misalnya, efisiensi anggaran pemerintah, optimalisasi sumber-sumber pendapatan dari sektor pertanian, sektor pertambangan, dan sektor riil yang lain. ’’Tugas pemerintah mencarinya. Saya tidak begitu paham anggaran pemerintah. Saya ini ketua PB NU, bukan pimpinan pemerintahan,” katanya.
Ditanya soal logika pemerintah yang mengatakan bahwa penikmat subsidi BBM adalah 80 persen orang kaya, Hasyim sepakat. Namun, masih ada logika lain bahwa dengan naiknya harga BBM, semua sektor dan elemen perdagangan akan menaikkan biaya produksi. Ujungnya, harga semua barang kebutuhan akan naik dan kembali lagi rakyat kecil yang mendapat tekanan terberat. (owi/sof/tof)
PET: JPNN